Selasa, 09 November 2010

P'UNK~EN~CIEL



P'UNK~EN~CIEL (パンク アン シエル, panku an shieru) adalah band alter ego dari L'Arc~en~Ciel. Pertama kali di perkenalkan pada tahun 2004 yang mana tiap personnel-nya saling bertukar posisi instrumen dan menambahkan nama P'UNK dengan huruf kapital semua di belakang nama mereka, menjadi:

TETSU P'UNK (sekarang T.E.Z P'UNK) - vocals, guitars [di L'Arc~en~Ciel - basses].
HYDE P'UNK - guitars [di L'Arc~en~Ciel - vocals, guitars].
YUKI P'UNK - basses [di L'Arc~en~Ciel - drums].
KEN P'UNK - drums [di L'Arc~en~Ciel - guitars].

Musik P'UNK~EN~CIEL mempunyai sound yang lebih nge-punk dan musik mereka biasanya lebih berat dan lebih cepat dengan tone yang berbeda di karenakan warna vokal tetsuya (T.E.Z).
HYDE P'UNK biasanya memakai penutup mata bajak laut di mata kirinya dalam setiap penampilan P'UNK~EN~CIEL. YUKI P'UNK juga kadang memakai topeng gas; tapi hanya terlihat sekali saja saat konser SMILE TOUR 2004

Tiap anggota memproduseri satu lagu pilihan mereka sendiri. Lagu yang mereka pilih adalah lagu original L'Arc~en~Ciel yang kemudian di rombak dari segi aransemen dan bentuk serta sound menjadi lebih punk atau metal tergantung personnel mana yang memproduseri, dan mereka saling bergiliran memproduksi lagunya, misalnya sekarang giliran HYDE P'UNK, besoknya giliran KEN P'UNK, lalu T.E.Z P'UNK dan terakhir YUKI P'UNK, terus berputar-putar sampai kembali lagi ke HYDE P'UNK. Tiap lagu L'Arc~en~Ciel yang sudah di produksi ulang untuk P'UNK~EN~CIEL biasanya mendapat tambahan dalam judul lagunya berupa tahun kapan lagu itu di produksi ulang, misalnya HEAVEN'S DRIVE menjadi HEAVEN'S DRIVE 2005, I Wish menjadi I Wish 2007 dst...

P'UNK~EN~CIEL adalah pengembangan dari D'ARK~EN~CIEL, band alter ego lama mereka yang di perkenalkan saat masa awal di mana sakura masih menjadi drummer. Satu-satunya materi lagu yang di rilis dari D'ARK adalah B-side dari Single the Fourth Avenue Cafe sepanjang 18 menit berjudul D'ARK~EN~CIEL.
Nama dan posisi D'ARK~EN~CIEL menjadi:
DARK TETSU (tetsu) - vocals.
HYDE DARK (hyde) - guitars.
SuckD'arkla (sakura) - basses
Kën D'Ark (ken) - drums.

Lagu-lagu P'UNK di rekam dan di pakai sebagai B-sides Single sejak tahun 2004 dan penampilan mereka dapat di temukan biasanya dalam extra-extra dari DVD Live Concert mereka. Mereka juga pernah tampil bersama dengan TV Personality yang bernama Aoki Sayaka menampilkan lagu Round and Round 2005.



Lagu-lagu aransemen P'UNK~EN~CIEL hingga saat ini yaitu:

1. milky way, ada dalam Single Jiyuu e no Shoutai (2004) (Produced by HYDE P'UNK).
2. Round and Round 2005, ada dalam Single Killing Me (2005) (Produced by KEN P'UNK).
3. Kasou Heisei 17 [Juu-nana] Nen, ada dalam Single New World (2005) (Produced by HYDE P'UNK).
4. HEAVEN'S DRIVE 2005, ada dalam Single Jyojyoushi (2005) (Produced by YUKI P'UNK).
5. Promised land 2005, ada dalam Single Link (2005) (Produced by TETSU P'UNK).
6. HONEY 2007, ada dalam Single SEVENTH HEAVEN (2007) (Produced by KEN P'UNK).
7. Feeling Fine 2007, ada dalam Single MY HEART DRAWS A DREAM (2007) (Produced by YUKI P'UNK).
8. Natsu no Yuutsu (夏の憂鬱) [SEA IN BLOOD 2007], ada dalam Single DAYBREAK'S BELL (2007) (Produced by HYDE P'UNK).
9. I Wish 2007, ada dalam Single Hurry Xmas (2007) (Produced by TETSU P'UNK - ada PV-nya juga).
10. Dune 2008, ada dalam Single DRINK IT DOWN (2008) (Produced by KEN P'UNK).
11. ROUTE 666 -2010-, ada dalam Single BLESS (2010) (Produced by YUKI P'UNK).


P'UNK~EN~CIEL dapat di temukan penampilan LIVE-nya dalam DVD:

1. SMILE TOUR 2004 DVD membawakan lagu milky way.
2. ASIALIVE 2005 DVD membawakan lagu Round and Round 2005.
3. Are You Ready? 2007 Mata Heart ni Hi wo Tsukero! (またハートに火をつけろ!) DVD membawakan lagu HONEY 2007 dan Feeling Fine 2007.
4. TOUR 2007-2008 Theater of Kiss DVD membawakan lagu Natsu no Yuutsu (夏の憂鬱) [SEA IN BLOOD 2007] dan I Wish 2007.
5. TOUR 2008 L'7 ~Trans ASIA via PARIS~ DVD membawakan lagu HONEY 2007 dan Feeling Fine 2007.


ONE TWO THREE FOUR...!!!

Kamis, 28 Oktober 2010

Tetsuya Profile


Tetsu adalah bassis L’Arc~en~Ciel sekaligus menjabat sebagai ketua grup band tersebut. Dialah yang mengusulkan nama L’Arc~en~Ciel, setelah terinspirasi oleh sebuah film Perancis dengan judul yang sama. Ia juga menciptakan beberapa lagu Laruku bahkan liriknya.
Tetsu adalah anak tertua di keluarganya, ia memiliki 2 orang adik perempuan. Di keluarganya ia sering dipanggil tetchan, hingga akhirnya orang-orang di sekitarnyapun melakukan hal serupa.
Seperti halnya Hyde, Tetsu pernah bergabung dengan klub olah raga di sekolahnya, bedanya ia ikut klub Baseball. Tapi juga seperti halnya Hyde, tak berapa lama ia keluar, sebabnya ia malas dengan berbagai latihan dasar yang harus dijalaninya, ia hanya ingin bermain baseball bukan berlatih.
Tetsu menyukai musik sedari ia kecil. Sejak di kelas satu SLTP Tetsu sudah mendengarkan karya musisi asing. Ia dan Ken (gitaris Laruku) sudah bersahabat sejak mereka masih kecil, karena rumah mereka bertetangga. Mereka bersama seseorang bernama Ko-chan yang usianya lebih tua dari mereka sama-sama menyukai musik. Seringkali setiap Ken dan Tetsu pulang sekolah, mereka berkunjung ke rumah Ko-chan untuk bermain musik. Ko-chan dan Ken memegang gitar, sedangkan Tetsu bermain bass. Setelah beberapa lama, Ko-chan lulus SMU dan bekerja, akhirnya mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Pada waktu ia duduk di bangku SMU, ia mencoba untuk membentuk grup band bersama teman-teman di sekolahnya. Setelah sekian lama mereka membubarkan diri. Lantas Tetsu kembali bersama Ken membentuk sebuah grup band bernama Bystonwell.
Setelah lulus SMU, Bystonwell bubar, ia bekerja paruh waktu di sebuah toko musik, sedangkan Ken melanjutkan sekolahnya ke Universitas Nagoya.
Tetsu kemudian mencoba membentuk grup band. Awalnya ia ingin menjadi vokalis dalam grup bandnya. Akan tetapi setelah melihat penampilan Hyde, ia mengurungkannya.
Tetsu sangat menyukai Anime terutama Shinseiki Evangelion dan Gundam. Asuka Langley, salah satu tokoh dalam anime tersebut adalah tipe wanita favoritnya. Tetsu bahkan menyarankan Hyde untuk menonton anime tersebut.
Tetsu adalah orang yang gila belanja. Berbagai barang elektronik hingga pakaian bermerk ia sikat. Karena itu di rumahnya berlimpah benda-benda elektronik, seperti HiFi, CD player, dan banyak lagi. Dan di dalam lemari pakaiannya tidak ada pakaian yang tidak bermerk (stylish bangget!).
Tetsu adalah satu-satunya anggota L’Arc~en~Ciel yang tidak merokok. Meskipun anggota lainnya merokok seperti setan di sekitarnya, tetap saja ia tidak merokok (teladan buat kita-kita!)


Tetsuya terkenal karena gaya melodi nya bermain bass. Banyak dari lagu-lagu L'Arc-en-Ciel melibatkan Tetsuya bermain melodi counter dengan Ken (gitaris dari L'Arc-en-Ciel) sambil menahan alur dengan drum. Tetsuya menyusun dapat dilihat sebagai lebih "poppish" dibandingkan dengan Ken yang memiliki pendekatan yang lebih berat dan kadang-kadang bluesy. Dia sering menggunakan slide, hammer-ons, dan pull-off di permainannya.

Tetsuya bermain dengan memilih sebagian besar waktu, namun menggunakan gaya jari sesekali ketika lagu panggilan untuk itu, seperti dalam "Winter Falls" dan "Jojoushi". Dalam beberapa lagu Tetsuya dapat didengar dengan menggunakan gaya menampar bermain seperti di lagu Laruku " sesuatu yg memberi ketenangan", dan "Twinkle-Twinkle" Tetsuya. Telah juga digunakan distorsi seperti dalam lagu "Stay Away" dan "Buterfly's Sleep ".

Tetsuya terutama memainkan 5 string bass sejak 15 tahun "L'Arc-en-Ciel, tapi dikenal untuk kadang-kadang menggunakan 6 string dalam lagu 'Arc-en-Ciel seperti Neo Universe, Time Goes On, Get Out From The Shell .Tetsuya memainkan melodi di Lagu Perfect Blue ia menggunakan Bass 6 string bariton (gitar listrik antara jangkauan bass dan gitar listrik standar). Tetsuya juga melakukan Guitar / Bass Double Neck pada lagu Trust.

Meskipun Tetsuya didukung oleh ESP Guitars dan memiliki beberapa model, dia telah menggunakan bass Zon untuk sebagian besar karya rekaman nya. Tetsuya adalah kolektor keranjingan bass dan gitar. Dia memiliki lebih dari 120 bass dan lebih dari 20 gitar.

Minggu, 07 Maret 2010

The Gazette


THE GAZETTE 


          Setelah sukses mengorbitkan Miyavi, kaggara, dan allice nine. Manajement PS COMPANY  Kembali mengorbitkan sebuah band Punk, Rock and roll, Gazette (ガゼッ ) 。。 The gazette terbentuk setelah semua personelnya berpindah-pindah band awalnya Yune (nama panggung  Dekith) dan Kai merupakan personel band La’deathopiA; keduanya sama-sama menempati posisi drummer. Namun saat itu posisi kai hanya sebagai drummer cabutan, karena dia masih tergabung sebagai band lain  bernama MayerdiTCreia. setelah  La’deathopiA bubar, Yune bertemu dengan Aoi. Keduanya sempat membentuk band bernama Merveilles yang tidak bertahan lama. Setelah  Merveilles Bubar, Yune dan Aoi bergabung dengan band Artiayang lagi-lagi band ini tak bertaHAN LAMA.

          Di sisi lain Reita dan Uruha  yang sebelumnya sudah berteman dan membentuk band bernama karasu (Reita masih sebagai Reiki  dan Uruha masih sebagai Kyouki) . setelah karasu bubar, Reita  dan Uruha bertemu  dengan Ruki yang berasal dari band Mikoto (saat itu Ruki masih dengan nickname lama Kaede). Ke-3nya kemudian sepakat memebentuk sebuah bandbernama Mai’die  kusse. Band yang hanya bertahan 6 bulan ini kemudian bubar. Ruki kemudian berkenalan dengan yuneyang baru cabut dari arti. Merekapun kembali membentuk band baru dengan nama Lie’chris. Saat itu yune menjadi vokalis dan ruki menjadi drummer! Setelah Lie’chris  buba;r;  Reita, uruha, dan Rukibertemu kembali dengan  Yune Dan sepakat untuk membentuk gazette ガゼッ . Yune pun mengajak Aoi untuk bergabung, Yune pu bertukar posisi Dengan  Ruki, Yune menjadi Drumerr, dan Ruki Menjadi Vokalis.

            Gazette ガゼッ terbentuk awal tahun 2002 Dengan Beranggotakan Ruki, Reita, Uruha,Aoi, dan Yune dengan modal awal saat itu hanya memiliki sebuah demo tape single Wakaremichi  dirilis bersamaan denga videopertama mereka, sentimental video. Mendapat  sambutan yang sangat baik, Mereka kembali merilis CD dan Video tersebut untuk second press.masih di tahun yang sama gazette kembali mencobakeberuntungannya denga melemparsecond maxisingle dengan judul cukup panjang kichiku kyoushi [32sai dokushin] no nuosatu kouza. Dan video shichoukaku shitsu. Di susul dengan one man live pertamanya di takadanobaba Area. Menjelang penutupan tahu Gazette meliris omnibus-nya yang berjudul yougenkyou~moon~ hanya sebanyak 1500 copy, dan turut serta dalam  konser  eternal presents live tour Barrier  crass 2002 dan matina ~final prelude~ [ yang kemudian di dokumentasikan dalam bentuk DVD].

Sayang sekali perjalanan karier mereka sempat tersandung  dengan masalah Yune yang mengundurkan diri awal tahun 2003. Dan mamnajemen label mereka, Martina, Di tutup secara resmi. Beruntung Pengganti Yune diperoleh  9 hari kemudian yaitu Kai [ mantan personil Mareydit  Creia yang tak lain adalah teman Yune di La’deathopiA ] . kai bersedia menggantikan posisi Yune sebagai drummer dan sebulan kemudian memperoleh PS company. Cukup waktu 2 bulan saja bagi mereka untuk kembali menikmati atas panggung dalam tour final gazette and hanamuke di Shibuya on Air West. Dalam event ini , mereka merilis CD OTOKO DANKETSU dan hanya dapat di peroleh di event tersebut. Usai menjalani 2 konser Kai sempat di opname akibat kelelahan fisik. Yang membutnya terharu seseorang mengirimkan 1000 origami bangau kertas sebagai ucapan semoga lekas sembuh.

          Gazette juga sempat merilis sejumlah mini album  seperti cockayane soup[mini album pertama], akuyuukai,super margalita. Dan hankou seimeibun, untuk pertama kalinya pula gazette menjadi cover majalah untuk majalah hevn. Selain itu bersama dengan Vidoli, gazette tampil kembali di majalah visual rock jepang dan kemudian mereka meraka mengadakan tor bersama di musim gugur . Usai tuor .Brand  X [salah satu store online] mengadakan sale untuk CD gozen 0 ji no trauma radio.  Akhir tahun 2003, gazette memiliki 2 kegiatan besar pertama adalah 2 man with deadman  di shibuya O-west dan beauty-fool’s Fest di Tokyo bay NK Hall bersama dengan Mucc, Merii, Miyavi, d’espairsRay, Deadma, gullet, Daigo,Stardust,kira, dan Pink Halleluiah.

           Tanpa menunggu waktu lama. Usai tahun baru gazette menggelar live di shibuya AX oneman Tokyo saiban~judgement day~ dan Konser Heisei banka tour. Kedua Konser ini kemudian di abadikan dalam format DVD. Tidak hanya itu, gazette  juga membuka official fanclub-nya  yang masih melayani fans lokal  dan merilis sejumlah mini album seperti MADARA yang menempati perinkat ke 2 oricon indies chart  dan 3 buah single baru zakuro kata no yutsu, zetsu, dan miseien; CD jyuu yon sai no naifu yang hanya di bagikan saat tur, plus ikut ikut dalam album kompilasi  Cure the Japaneseque Rock collectionz dan merilis CD full album pertamanya DISODER
.  yang menempati posisi ke 5 oricon Chart . selepas merilis album disorder, gazette langsung menggelar tur Tribal arrival ura* tour 2004. Dua tur besar yang sudah menunggunya di jadwalkan bulan desember , royal disorder tour; dan di bulan februari 2005 untuk tur Grand Royal Disorder. Bahkan mereka sempat mengadakan count down akhir yahun bersama dengan para fansnya di tengah-tengah konser.

          Di tahun 2006 merupaka tahun tersibuk untuk gazette mereka mengganti nama dari gazetteガゼッ dalam bahasa japan menjadi The Gazette (dalam bhs inggris). Dan juga merilis album NIL dan melakukan tour besar-besaran, mereka juga mengadakan tour eropa 1st  di  Jerman, pada akhir july untuk menyenangkan fans internasionalnya.

          Ditahun 2007 mereka mengisi jadwal dengan tour dan sigle-single baru sebelum mengumumkan pelirisan album baru  STACKED RUBBISH pada musim panas dan penyelenggaraan 2 buah tour untuk menyenangkan fans Intenasionalnya The gazette memutuskan untuk kembali ke eropa dengan mengadakan sebuah rangkaian tour kecil yang akan diadaka di jerman, Perancis, filandia, dan Inggris pada bulan oktober.

ajikan

Asian Kung-Fu




1996- Asian Kung-Fu Generation terbentuk tahun 1996 oleh Masafumi, Kensuke, dan Takahiro. Ichiji (pemain drum mereka) yang bergabung kemudian. Perlu beberapa tahun untuk mencapai ketenaran yang mereka sudah peroleh.

2000-2001- Hasil kerja mereka yang pertama telah dijual eksklusif secara online. Sesungguhnya, album pertama mereka ditahun 2000 seluruhnya dalam Bahasa Inggris! Di tahun 2001, kelompok mulai untuk mengiklankan lagu mereka Konayuki dengan pengiriman tape ke stasiun radio. Itu adalah suatu kesuksesan, dan lagu pertama AKG diudarakan. Tahun yang sama itu, mereka juga memasarkan album indie pertama meliputi Japanese/Jepang yang berkenaan dengan lirik lagu jaman sekarang.

2002- AKG memasarkan mini album Houkai Amplifier mereka. Album itu cepat sukses dipasaran, peringkat # 1 dengan Penjualan rekaman peringkat yang tinggi. Oricon juga mengaturnya peringkat # 35. Sepanjang tahun depan, AKG mencapai nilai besar ketika mereka mendapat suatu kontrak untuk menggunakan Haruka Kanata lagu mereka untuk pembukaan dari anime Naruto. Kini suara AKG menggapai ke luar Jepang dan Inggris penggemarnya sekarang.

2003- AKG memasarkan dua single dan lebih dulu album mereka yang komplit, Kimitsunagi Five M. Album mereka terjual diatas 20,000 Copy!

2004- Aktivitas AKG meningkat bersama dengan ketenaran mereka. Pada 11 Maret 2004, AKG menang New Artist Video di Space Shower Music Video Awards. Penghargaan untuk video musik mereka, Kimi to iu Hana. Sebagai tambahan, mereka sudah memasarkan 3 single. Satu Rewrite, telah ditonjolkan seperti yang keempat dan pembukaan terakhir untuk anime, Full Metal Alchemist yang pertama, Siren, dan Loop&Loop, menempati puncak pada Oricons bulanan untuk dua bulan berturut-turut! AKG juga bermain di 8 festival musik yang berbeda di musim panas ini. Salah satunya, Nano-Mugen Festival, AKG benar-benar mengesankan! Yang paling penting, AKG memasarkan album Sol-Fa dan DVD pertama mereka! Sol-Fa terjual di atas 500,000 copy!

dir en grey


Dir En Grey History

Dir en grey adalah band jepang yang dibentuk bulan Februari tahun 1997. Hingga tahun 2007, diru telah merilis enam album rekaman dan termasuk di segelintir band2 jepang yang sudah merasakan sukses di Eropa dan Amerika Utara. Para anggotanya tetap konsisten sama seperti pertama kali dibentuk, banyaknya perubahan gaya bermusik membuat genrenya sulit ditebak (walaupun akhirnya mereka dimasukkan dalam musik rock). Sebagai bagian dari gerakan Japan Visual Kei, Dir en grey telah mengurangi visualnya akhir2 ini.
1997 – 1999: Awal-awal karir
Dir en grey berasal dari band indie La:Sadie’s dimana disana terdapat empat anggota diru sebelum akhirnya bubar. Setelah berpisah jalan dengan bassis La:Sadie’s Kisaki, Kyo, Kaoru, Die and Shinya bersama dengan bassis baru Toshiya membentuk Dir en grey di awal2 tahun 1997. Beberapa bulan kemudian,EP pertama, Missa dirilis.
Mereka pertama menarik perhatian di tahun 1998, dengan memasuki top ten di chart musik Oricon dengan lagu2 sendiri seperti Jealous” dan “-I’ll-”. Lima single, dibuat dan diproduseri oleh pendiri X Japan Yoshiki Hayashi, diterbitkan di awal tahun 1999, album pertama, Gauze. Salah satu show (direkam di Osaka-jo Hall) kemudian akan menjadi konser awal2 yang di rilis di VHS dan DVD.

2000 – 2004: 3 album dalam 3 tahun
Di tahun 2000 Kyo telah diasumsikan mendapat gangguan pendengaran dan dan beberapa tur Dir en grey yang kemudian akan menjadi album berikutnya Macabre, terpaksa ditunda. “Tour 00>>01 Macabre” akhirnya dimulai di tahun yg sama dan bertempat di Nippon Budokan, segera setelah mereka merilis single “Ain’t Afraid to Die” bulan April tahun 2001.
Di tahun berikutnya, bersama dengan dirilisnya album ketiga, Kisou, Dir en grey untuk pertama kalinya tampil di luar jepang, tur ke China, Taiwan, dan Korea Selatan. Di Shanghai, fans kecewa karena yang berwenang berencana membatalkan rencana konser kedua. Diru dan manajemennya berhasil mengatasi masalah ini dan konser berjalan sesuai yang dijadwalkan. Kembali ke Jepang, hari terakhir tur Rettou Gekishin Angya mereka mengeluarkan EP yang kedua, Six Ugly. Beberapa bulan kemudian, Dir en grey tampil di Akasaka Blitz untuk lima malam berturut-turur. Setiap show (kecuali hari pertama) bertemakan beberapa album, hari terakhir diisi dengan album yang belum dirilis, Vulgar. Blitz 5 Days live DVD set kemudian dirilis eksklusif untuk fans club resmi mereka yang bernama ï½¢A Knotï½£.
2005 – 2006: Tur non-asia pertama
Live di Detroit, 2006
Di tahun 2005, Dir en grey tampil di Eropa untuk pertama kali. Konser mereka di Berlin dan Paris (sebagai bagian tur It Withers and Withers) terjual habis tanpa promosi, tetapi melalui newsletters dan antar mulut di internet. Diru juga tampil di 2 festival besar, Rock am Ring dan Rock im Park. Menjadikan mereka terlibat dengan musik internasional, band prancis Eths menjadi band pembuka di konser mereka di paris dan mengundang musisi amerika Wednesday 13 dan bandnya untuk tampil di Jepang. Dir en grey juga tampil di jepang dalam tur Taste of Chaos.
2005 menjadi tahun dimana mereka merilis secara resmi di eropa, didalam bentuk album terbaru mereka yang bernama Withering to Death. Sebelumnya bagi Non Asia untuk mendapatkan musik diru hanya dari download ilegal atau import saja. Album tersebut juga berhasil sebagai pertama kalinya mendapat posisi di non-asia. meraih urutan #31 di chart album Finnish. Single “Clever Sleazoid”, kemudian naik ke posisi 15 di chart single di negara yang sama.
Di awal tahun 2006 tur dilebarkan hingga ke Amerika. Diru tampil di Austin, Texas (Selatan Southwest festival), New York City (Avalon Club) dan Los Angeles, California (Wiltern Theatre), diikuti oleh Withering to Death yang dirilis di Amerika Utara. Kemudian, semua pertunjukan telah terjual semua tiketnya. Setelah konser lebih banyak lagi mereka tampil di Jerman saat musim panas, vokalis Kyo terpaksa dirawat lagi karena gangguan vokal. Hingga 2 jadwal konser di Jepang terpaksa ditunda, tetapi Dir en grey masih dapat ikut Korn’s Family Values Tour. Di bulan Oktober, Diru kembali ke jepang untuk tampil di Loud Park Festival bersama band2 seperti, Megadeth, Slayer dan Children of Bodom. Single ke 2 mereka, “Agitated Screams of Maggots” dirilis tanggal 15 November, masih dalam bagian Inward Scream tour di Jepang. Tanggal 30 Desember, PV “Saku” dipilih sebagai video tahun ini no #1 di pertunjukan MTV2 Headbanger’s Ball.
2007: The Marrow of a Bone
Diru sekarang sedang tur di Amerika Utara, yang dimulai tanggal 1 Februari, di Fort Lauderdale, Florida. Band pendukung antara lain, Bleed the Dream dan Fair to Midland. Album ke-6 Diru, The Marrow of a Bone, dirilis tanggal 7 Februari di Jepang dan kemudian tangal 20 Februari di Amerika. Pertunjukan musim panas di beberapa festival di Eropa juga akan menyusul. PV CLEVER SLEAZOID juga dipilih kembali di MTV2. Mereka juga akan mengikuti Deftones Tour.
GAYA DAN SUBJEK MUSIK
Subjek musik Dir en grey telah banyak berubah sepanjang karir, sebenarnya dasarnya hanya bereksperimen di muik rock. Beberapa track di album Gauze juga berunsur pop, yang kemudian berubah ke progresif di album berikutnya, Macabre dan Kisou. Beberapa lagu juga bertempo cepat, lebih agresif dari sebelumnya, musik mereka berubah lagi di EP Six Ugly, berkesan lebih metal. Gaya Dir en grey telah berubah menjurus ke nu metal atau metalcore.

Selasa, 23 Februari 2010

SCANDAL Profil

【 PROFILE 】


In August 2006, a brand new rock band "SCANDAL" was formed by four high school girls in Osaka, Japan. They started musical activity with their fearless personality and aggressive rock sound.

Every weekend since, SCANDAL has been very actively performing at SHIROTEN, a sacred place for street live performance at Osaka Castle Park in Osaka, Japan. Eventually, more than one hundred fans constantly appeared for every single live performance of SCANDAL on street and live house.

In March 2008, SCANDAL was invited to ‘Sakura-Con’, a Japanese culture festival in Seattle and went on to US tour, drawing over 7,000 people. In July they joined ‘Japan Expo’in France, ‘ACGHK’in Hong Kong, performed at each venue and drew 18,000 audience.

In the meantime, 3 indies single CDs were released every month in consecutive 3 months exclusively through Tower Records. 1st single “Space Ranger” was charted 2, and 2nd single “Koimoyou” and 3rd single “Kagerou” were charted 1.

In August 8th, indies mini album “YAH!YAH!YAH! HELLO SCANDAL” was released, and charted 2 on J-POP chart by Tower Records. In October, major debut single “DOLL” was released and totally 40 FM &AM radio stations and CS TV channels picked it up on rotation list. In June 2009, 3rd single “Shojo S” was released and charted 6 on weekly ORICON chart and 5 on full weekly chart by true tone service ‘Chaku-Uta’.

SCANDAL is currently one of the most passionate girl rock bands with a lot of attention.

Kamis, 18 Februari 2010

K.A.Z Profil

K.A.Z VAMPS Profil. . .


Bagi penggemar Vamps, pasti sudah tahu nama ini. Ya, K.A.Z adalah salah satu personil dari duo Vamps. Sebelum di Vamps, K.A.Z sudah banyak malang melintang di dunia musik Jepang.
K.A.Z memulai kegiatan band-nya lewat band "Gemmy Rocket" dan "The Lovers". Setelah itu ia bergabung dengan band "Addict of the Tripp Minds" yang kemudian berganti nama menjadi "Oblivion Dust". Tahun 1997, Oblivion Dust merilis 3 single ; Sucker, Numb, dan Falling plus sebuah album yang berjudul Looking for Elvis yang dirilis pada tahun yang sama. Di tahun 1998, K.A.Z bergabung dengan band "Hide with Spread Beaver" dan merilis 2 buah single ; Rocket Dive dan Pink Spider. di tahun ini, Oblivion Dust juga merilis 2 buah single ; Therapy dan Trust yang kemudian masuk dalam album Misery Days.
Tahun 1999,,, Oblivion Dust merilis lebih dari 3 single diantaranya Blurred, You, Goodbye, dan Crazy serta sebuah video klip untuk lagu Overdose, yang kesemua lagunya masuk dalam album Reborn. Di tahun 2000 ia ikut dalam reuni Hide with Spread Beaver merilis single Designer Fetus dan album Butterfly Head.
Di tahun 2001, Oblivion Dust merilis best albumnya, Radio Songs, lalu band tersebut bubar. >,<. Setelah itu K.A.Z bekerja sama dengan Tetsu L`Arc~en~Ciel untuk solo project TETSU69. Tahun 2002, K.A.Z membentuk rock unit bernama "Spin Aqua" dan merilis 3 single dan album berjudul Pisces. Setelah itu K.A.Z menjadi co-write dan co-produser untuk lagu lagu Hyde. K.A.Z juga menjadi gitaris Hyde dalam konser Faith 2006. K.A.Z juga sempat menjadi produser untuk album remix FAKE? dan membentuk band (lagi???) bernama "Sonic Storage". Tahun 2007, K.A.Z dan 2 temannya dari Oblivion Dust memutuskan untuk reuni dan membentuk kembali Oblivion Dust dan merilis single pada Januari 2008 dan album bernama Oblivion Dust. Sekarang, selagi masih berkarir dengan OD, K.A.Z membentuk side-project bersama Hyde dengan nama "Vamps". Sampai postingan ini ditulis, Vamps udah menelurkan 4 pv ; Love Addict, I Gotta Kick Start Now, Evanescent, dan Sweet Dreams. Jadi, ditunggu kiprah dari bang K.A.Z ini

Selasa, 16 Februari 2010

L'Arc~en~Ciel History

L'Arc~en~Ciel 


Asal Osaka, Jepang
Tahun aktif 1991 - sekarang
Aliran Pop Musik, Alternative rock, Hard Rock, Progressive Rock
Label Ki-Oon (Jepang), Sony, Tofu, Danger Crue
Personil Hyde
Tetsu
Ken
Yukihiro
Mantan personil 

Sakura
Hiro
Pero
Situs web www.larc-en-ciel.com

L'Arc~en~Ciel
ラルク アン シエル (Raruku An Shieru ?) adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan hyde (vokal), ken (gitar), tetsu (bass), dan yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsu pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harifiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsu.
Di Jepang saja, band ini telah menjual lebih dari 25 juta kopi album dan singel.
Mantan personel yang sempat memperkuat band ini:
Sakura (drum) (1992-1997) digantikan oleh Yukihiro karena memakai narkoba dan masuk penjara.
Hiro (gitar) (1991-1992)
Pero (drum) (1991-1992)


Awal terbentuk 



Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).
Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).
Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.
Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.

Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken 



Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.
Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.
Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktivitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.

Masuknya Sakura 



Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.
Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.

Album perdana

Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNE dirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies “Karei naru masho” yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L’Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).

Memasuki label musik besar

Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.
Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L’Arc~en~Ciel, “CIEL” didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter ‘95.
Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club ‘95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara “Shin dora” di Nippon-TV (NTV).

Heavenly

Album ketiga mereka, HEAVENLY dirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.
Tur Heavenly ‘95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama “M-Navi”.
Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.
Di awal tahun 1996 video live pertama L’Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni “Heavenly X’mas” dan “Heavenly ~films~”. Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly ‘96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.

True

Single keempat mereka Kaze ni Kienaide (c/w I’m So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around ‘96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.
September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact “IS” yang berisikan informasi dan fakta seputar L’Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.
Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.
Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.

Keluarnya Sakura 



Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L’Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L’Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L’Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktivitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!
Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. “Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.
Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.

Masuknya Yukihiro 



Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana pendekatan oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut. Lantas Tetsu berbicara dengan Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji.
Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.
Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L’Arc~en~Ciel.

Kelahiran kembali

L’Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnation yang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.
Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukihiro ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.
Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.

Brilliant Year

"A Piece of Reincarnation, menjadi salah satu bukti kebangkitan kembali L’Arc~en~Ciel di percaturan musik Jepang."
Setelah insiden yang mencoreng wajah L’Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.
Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fall yang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L’Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.
Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire- dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L’Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.
Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.
Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lover tepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up . Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L’Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir L'Arc~en~Ciel di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.

Real

Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORK dirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L’Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.
Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang
pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L’Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.
Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13th pada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L’Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside (c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.
Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L’Arc~en~Ciel.

Solo karir masing-masing personel

Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT. 


Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.
Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karir. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.
Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.

Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS

Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.
Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.
Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.
Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.
Pada tanggal 25 November dan 26th, 2006, L'Arc-en-Ciel menggelar dua konser di Tokyo Dome, untuk merayakan ulang tahun mereka ke 15. Berjudul L'Anniversary. Tiket tersebut terjual hanya dalam kurun waktu 2 menit , mengalahkan rekor penjualan tiket mereka sebelumnya.Sebuah jajak pendapat telah dibuat pada website resmi selama seminggu sebelum konser yang mengizinkan para fans untuk memilih lagu yang mereka ingin dengar di acara itu.Konser tersebut kemudian ditampilkan pada saluran WOWOW pada 23 Desember 2006. Dan juga disiarkan pada 8 Februari 2007 di MTV Korea.
L'Arc-en-Ciel kemudian merekam lagu "Shine" yang akan digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime yang akan disiarkan di NHK, Guardian of the Spirit.Mereka Menggelar Mata Heart Ni Hi Wo Tsukero 2007 Tour di Jepang.L'Arc-en-Ciel merilis single Seventh Heaven pada 30 Mei 2007, yang menjadi posisi teratas di Oricon charts.Lagu My Heart draws a Dream, yang digunakan dalam iklan mobil Subaru, dirilis 29 Agustus, 2007, dan lagu tersebut langsung menempati tangga teratas pada Oricon charts.Lagu Daybreak's Bell yang dirilis pada 10 Oktober 2007,digunakan sebagai Soundtrack pembuka untuk anime Mobile Suit Gundam 00.dan kembali menduduki peringkat teratas dalam Oricon Charts.Sejak dari 14 November ke 25 Desember 2007, dirilislah Hurry Xmas, bersamaan dengan dua DVD baru yang keluar pada bulan September dan Desember, yang berjudul 15th L'Anniversary Live and Chronicle 3 respectively.Album terbaru mereka Kiss, dirilis pada 21 November 2007, menduduki tangga lagu pertama di posisi nomor satu di Oricon chart.

L'Arc~en~Ciel mengadakan tur yang bernama "Theater of Kiss Tour".yang diselenggarakan pada 22 Desember 2007 sampai 17 Februari 2008.lagu Drink it Down,digunakan sebagai lagu pembuka versi Jepang untuk game PS3/Xbox 360 Devil May Cry 4.telah dirilis sebagai single pada 2 April 2008, dan menduduki tempat teratas di Oricon weekly charts.Januari ini mereka baru saja merilis single Bless dan menduduki peringkat atas Oricon Chart sekaligus kado ulang tahun bagi Hyde,,,